OPEDUKA Akan Adakan Lomba Ratoh Jaroe Se-Kluet Raya di Acara Festival Seni Aceh VI Detail

Pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 H Mendatang, OPEDUKA Akan Mengadakan Festival Seni Aceh VI

Sabtu, 02 Maret 2019


Setelah suskses mengadakan lomba Pasang Jabet pada tahun lalu, tahun ini rencananya Organisasi Pemuda Durian Kawan (OPEDUKA) akan mengusung tema Ratoh Jaroe untuk acara Festival Seni Aceh VI.

Tema tersebut terinspirasi dari meriahnya upacara pembukaan Asian Games 2018 yang lalu, yang menampilkan tarian Ratoh Jaroe yang berhasil memukau penonton. Tarian yang berasal dari Aceh tersebut berhasil dibawakan dengan peserta sebanyak 1600 penari, dengan jumlah tersebut, keseragaman gerakan menghasilkan keindahaan seperti layaknya sebuah gelombang yang sedang manari.

Dalam acara FSA VI yang akan datang, OPEDUKA mencoba menampilkan keindahan  yang di hasilan tarian Ratoh Jaroe tersebut. Tarian Ratoh Jaroe serentak disetujui oleh semua pemuda-pemudi Gampong Durian Kawan dalam pertemuan Rapat dan Pembentukan Kepanitiaan FSA VI di Gedung Serbaguna Durian Kawan pada Selasa malam (26/2/19) sebagai Tarian yang akan di tampilkan di Pentas FSA VI.

Acara FSA VI rencananya akan diadakan di Lapangan Bola Durian Kawan pada 7 sampai dengan 11 Juni 2019, tepatnya 2 hari pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 H mendatang. Dalam empat malam acara tersebut, perlombaan dibuat dengan sistem final, sehingga memungkinkan setiap sanggar untuk maju ketahap berikutnya.

Hadiah total sebanyak 9 juta yang akan diperebutkan oleh masing-masing sanggar dengan menampilkan minimal 2 variasi kreasi tarian Ratoh Jaroe dan akan membawa pulang piala tetap Festival Seni Aceh VI Tahun 2019.

Rencananya, pendaftaran mulai dibuka pada tanggal 6 sampai dengan 26 Mei 2019 dan perlombaan ini dibuat dengan sistem final, sehingga memungkinkan sanggar untuk maju ketahap berikutnya.

Dengan adanya acara semacam ini, diharapkan bisa membangkitkan gairah berkesenian, khususnya pada Tarian Tradisional Aceh yang telah diwariskan oleh leluhur. Serta sebagai media penyaluran bakat-bakat atau kreatifitas kasenian tari yang ada pada setiap daerah di Kluet Raya.